{"id":480,"date":"2022-06-22T14:52:50","date_gmt":"2022-06-22T14:52:50","guid":{"rendered":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/first\/artikel\/73"},"modified":"2022-06-22T14:52:50","modified_gmt":"2022-06-22T14:52:50","slug":"kebijakan-pembangunan-kalurahan-sidoarum","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/2022\/06\/22\/kebijakan-pembangunan-kalurahan-sidoarum\/","title":{"rendered":"Kebijakan Pembangunan Kalurahan Sidoarum"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>STRATEGI PEMBANGUNAN KALURAHAN<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><strong>&nbsp;<\/strong><\/p>\n<p><strong>Misi pertama<\/strong> Pemerintah Kalurahan Sidoarum periode 2022-2027 adalah &ldquo;Meningkatkan transparansi administrasi kalurahan yang juga transparansi anggaran kalurahan disetiap program dan kegiatan&rdquo;. Strategi yang akan diambil untuk mewujudkannya adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Pemberian pelayanan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Pelayanan Minimal (SPM), dengan sasaran:\n<ol>\n<li>Adanya kepastian tentang jenis layanan yang<\/li>\n<li>Adanya standar minimal pemberian<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li>Publikasi tentang informasi penyelenggaraan pemerintahan melalui selebaran, papan pengumuman, media cetak, media elektronik, maupun media sosial;<\/li>\n<li>Pemberian layanan informasi yang dibutuhkan sesuai kaidah keterbukaan informasi publik;<\/li>\n<li>Peningkatan kapasitas aparatur agar dapat memberikan layanan optimal.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>Misi kedua<\/strong> adalah &ldquo;<em>Meningkatkan&nbsp; pemberdayaan&nbsp; masyarakat&nbsp; dan pembinaan masyarakat dengan cara memaksimalkan potensi yang ada terutama petani dan pengusaha kecil untuk meningkatkan perekonomian<\/em>&rdquo; Strategi yang akan dilaksanakan untuk mewujudkannya adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Pemanfaatan potensi yang dimiliki melalui kegiatan yang sesuai dengan permasalahan dan prioritas kebutuhan, dapat diukur melalui:\n<ol>\n<li>Penyediaan dokumen&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; perencanaan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; pembangunan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; berdasarkan permasalahan dan potensi;<\/li>\n<li>Terlaksananya pembangunan yang tepat sasaran sesuai dengan prioritas yang dibutuhkan;<\/li>\n<li>Meningkatnya kepercayaan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; publik&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; atas&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; proses&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; dan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; hasil<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li>Peningkatan partisipasi masyarakat, dapat diukur melalui:\n<ol>\n<li>Meningkatnya partisipasi perencanaan pembangunan;<\/li>\n<li>Meningkatnya peran,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; partisipasi,&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; gotong&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; royong&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; dan&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; swadaya masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan;<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<ol>\n<li>Meningkatnya rasa memiliki dan menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan;<\/li>\n<\/ol>\n<ol start=\"3\">\n<li>Meningkatkan kerja sama dengan pemerintah kabupaten, provinsi, pusat, dan swasta dalam pelaksanaan pembangunan, dapat diukur melalui:\n<ol>\n<li>Terselaraskannya kebijakan pembangunan hulu-hilir, dari pemerintah pusat sampai pemerintah kalurahan melalui perencanaan yang<\/li>\n<li>Adanya kepastian hukum dan dukungan terhadap keberlangsungan pembangunan.<\/li>\n<li>Meningkatnya kerjasama dan peran serta pihak swasta dalam pelaksanaan<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Misi ketiga<\/strong> adalah &ldquo;<em>Meningkatkan pemerataan pembangunan di dusun- dusun<\/em>&rdquo;. Strategi yang akan ditempuh adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Peningkatan partisipasi masyarakat, dapat diukur melalui:\n<ol>\n<li>Meningkatnya partisipasi perencanaan pembangunan;<\/li>\n<li>Meningkatnya peran, partisipasi, gotong royong dan swadaya masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan;<\/li>\n<li>Meningkatnya rasa memiliki dan menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan;<\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Misi keempat<\/strong> adalah &ldquo;<em>Meningkatkan pembangunan sektor kesehatan, kelompok rentan, lansia, anak dan disabilitas untuk mendorong dan meningkatkan kesehatannya<\/em>&rdquo;. Strategi yang akan dilaksanakan adalah:<\/p>\n<p>upaya untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan masyarakat<\/p>\n<p>dilaksanakan berdasarkan prinsip non diskriminatif, partisipatif dan berkelanjutan. Upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia ditujukan untuk menjaga agar para lanjut usia tetap sehat, mandiri, aktif dan produktif secara sosial dan ekonomi sehingga untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah berkewajiban untuk menjamin ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan memfasilitasi pengembangan kelompok lanjut usia.<\/p>\n<p><strong>Misi kelima<\/strong> adalah &ldquo;<em>Tercipatanya masyarakat yang berakhlaqul karimah<\/em>&rdquo;. Strategi yang akan dilaksanakan adalah:<\/p>\n<p>Memperbanyak kajian tentang keutamaan berkahlakul karimah. Kajian dapat dilakukan dengan online\/ofline. Banyak situs\/web yang menyuguhkan tentang keutamaan memiliki akhlak yang baik. Jika generasi millennial atau masyarakat sudah faham tentang keutamaan berakhlak karimah, insyaAllah akan muncul dari dalam dirinya (motivasi internal) untuk berakhlakul karimah. Dan motivasi ini biasanya akan lebih lama, tidak mudah luntur, karena akhlak yang tercermin original dari dalam dirinya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Misi keenam<\/strong> adalah &ldquo;<em>Memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN)<\/em>&rdquo;. Strategi yang akan dilaksanakan adalah:<\/p>\n<p>Cara paling efektif dan efisien untuk menghapus KKN adalah dengan kesadaran masing-masing individu. Hanya saja sekiranya hal itu sulit diwujudkan dengan kondisi moral, mental, dan kesadaran&nbsp; bangsa Indonesia yang relatif buruk. Maka dari itu, untuk memberantas KKN perlu diupayakan banyak hal dan perlu pula kerja sama dari setiap stake holder dengan perannya masing-masing. Di bawah ini adalah stake holder dengan peranannya masing-masing; 1. Pegawai pemerintah Kalurahan Sebisa mungkin&nbsp;&nbsp;&nbsp; menjauhi&nbsp;&nbsp;&nbsp; praktik&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; KKN&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; sekalipun&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; dalam&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; porsi&nbsp;&nbsp;&nbsp; kecil. Menumbuhkan jiwa anti-KKN dalam diri dan menularkan semangat itu pada masyarakat. Mengadakan maupun mensponsori kegiatan-kegiatan yang mendukung anti-KKN seperti penyuluhan, workshop, dan sebagainya.<\/p>\n<p><strong>Misi ketujuh<\/strong> adalah &ldquo;<em>Menaikkan insentif RT dan RW<\/em>&rdquo;. Strategi yang akan dilaksanakan adalah:<\/p>\n<p>Seyogyanya sebagai lembaga kemasyarakatan, keberadaan RT dan RW Merupakan penghubung antara masyarakat dengan Pemerintah, dalam hal Ini Desa dan Kelurahan. Dengan kata lain, pengurus RT dan RW merupakan sarana atau jembatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Desa atau Lurah sebagai aparat Pemerintah.<\/p>\n<p>RT dan RW merupakan ujung tombak dari bergulirnya roda pemerintahan. Merekalah garda terdepan dalam pelayanan pemerintahan terhadap masyarakat. Hal ini karena posisi RT dan RW yang strategis, yaitu berada di tengah-tengah masyarakat sehingga mudah menyampaikan apa yang menjadi kebijakan Pemerintah.<\/p>\n<p>Oleh karena itu perlu kita pikirkan kesejahteraan dari RT maupun RW dengan peeraturan yang berlaku.<\/p>\n<p><strong>Misi kedelapan<\/strong> adalah &ldquo;<em>Menaikkan anggaran untuk ke padukuhan dan penyisihan hasil pajak<\/em>&rdquo;. Strategi yang akan dilaksanakan adalah:<\/p>\n<p>Mayoritas masyarakat sebagai penerima manfaat dana pembangunan menanggapi dengan senang hati atau dapat dikatakan sebagai tanggapan yang positif. Selain dapat mensejahterakan masyarakat, dengan adanya program pembangunan ini juga dapat memupuk tingkat kemasyarakatan dan jiwa sosialisme di kalangan masyarakat. Gotong royong yang menjadi ciri khas pelaksanaan akan membentuk komunikasi yang baik sehingga dapat mempererat tali silaturahmi antar warga masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>STRATEGI PEMBANGUNAN KALURAHAN &nbsp; Misi pertama Pemerintah Kalurahan Sidoarum periode 2022-2027 adalah &ldquo;Meningkatkan transparansi administrasi kalurahan yang juga<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":481,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=480"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/480\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/481"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sidoarumsid.slemankab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}